<data:blog.pageTitle/>

This Page

has moved to a new address:

https://whitebarley.com

Sorry for the inconvenience…

Redirection provided by Blogger to WordPress Migration Service
WHITE BARLEY: Bahaya Fitnah

Disember 11, 2014

Bahaya Fitnah

Assalamualaikum...



Kisah ini berlaku kepada seorang hamba yang bernama Abu Nawas. Dia telah didatangi oleh seorang pemuda yang ingin memohon maaf di atas fitnah yang telah disebarkan ke atas Abu Nawas. Lalu Abu Nawas menyuruh pemuda itu pergi daripada tempat tersebut tanpa menghiraukan tentang perkara-perkara fitnah yang telah disebarkan. Namun pemuda tersebut enggan beredar sebelum Abu Nawas memaafkan dosanya.

Abu Nawas memaafkan pemuda tersebut tetapi dengan beberapa syarat yang mesti pemuda itu patuhi. Abu Nawas pun memberikan dua syarat kepada pemuda tersebut. Syarat yang pertama, pemuda tersebut mesti mengoyakkan bantal yang diberikan kepadanya. Maka berterbanganlah segala isi bantal tersebut setelah dikoyakkan.
Setelah mengoyakkan bantal tersebut, pemuda itu pergi semula kepada Abu Nawas untuk mendengar syarat yang ke dua. Untuk syarat yang ke dua pula, Abu Nawas menyuruh pemuda tersebut mengutip kembali semua isi bantal yang berterbangan dan memasukkan isinya kembali supaya menjadi sepertimana bantal yang asal.

Ketika itu pemuda tersebut mengadu bahawa dia tidak mampu untuk menyempurnakan hajat Abu Nawas. Lalu Abu Nawas pun memberi pesanan kepada pemuda itu dengan pesanan yang cukup memberi kesan kepada sesiapa yang mendengar,

"Sekiranya kamu telah memfitnah aku dan orang yang telah mendengar berita fitnah kamu ke atas aku terus menyebarkan fitnah dan keburukan aku, adakah kamu mampu mengembalikan maruah aku seperti sediakala ketika sebelum aku difitnah? Maruah aku juga sama sekali tidak akan kembali seperti asal. Sebagaimana kekabu itu berterbangan, begitu juga fitnah tentang aku akan tersebar dan tidak akan dapat dibendung walau seribu kali aku memaafkan kamu". 
Pemuda tersebut pergi dari tempat tersebut dengan seribu penyesalan.

Dosa memfitnah digolongkan sebagai dosa sesama manusia. Oleh itu, dosa tersebut tidak akan diampunkan Allah, melainkan orang yang difitnah, memberi keampunan terhadap perbuatan itu. Jika semua tuduhan-tuduhan yang dilemparkan itu benar-benar fitnah, apakah mungkin kita dapat bertemu dengan orang yang kita fitnah, untuk meminta maaf?

Sanggupkah kita menjadi orang yang muflis di akhirat nanti apabila kesemua pahala amalan kita seperti solat, puasa, zikir serta sedekah diberikan kepada orang yang kita fitnah???

p/s : sekadar peringatan untuk diri sendiri dan semoga yang lain juga mendapat mafaatnya.

SEKIAN. WASSALAM.

Sumber: FB



Label:

16 Ulasan:

Di 12/12/2014 10:48:00 PG, Blogger Khir Khalid berkata...

Semoga kita semua dijauhkan dari tergolong dikalangan org2 yg suka membuat fitnah dan onar sesama manusia... aamiin.

 
Di 12/12/2014 12:17:00 PTG, Blogger Fidah Shah berkata...

Aamiin....semoga dijauhkan dari segala fitnah...
Dan semoga dilindungi dari menjadi si pembuat fitnah..na'uzubillah...

 
Di 12/12/2014 01:14:00 PTG, Blogger Belog Santai berkata...

Salam Jumaat Fidah..Jom kita jahi fitnah...

 
Di 12/12/2014 03:20:00 PTG, Blogger Fidah Shah berkata...

Jom....semoga kita dijauhi fitnah...

 
Di 12/12/2014 09:03:00 PTG, Anonymous mselim3 berkata...

Assalammualaikum... fidah,

bagus entry nie suka pulak mselim3 membacanya.. dosa orang memfitnah nie ibarat debu yang berterbangan... allahuakbar minta dijauhkan dosa fitnah nie..

mselim3

 
Di 12/13/2014 06:46:00 PG, Blogger Fidah Shah berkata...

Waalaikumsalam Mselim...
Semoga kita dijauhkan dari dosa fitnah...aamiin...

Terima kasih :)

 
Di 12/13/2014 09:11:00 PG, Blogger Cetusan Minda berkata...

dosa sesama manusia ini yg org x sedar . bagi mrk , asalkan mrk memohon ampun pd Allah , ianya dah cukup . tak ramai org yg sanggup tebalkan muka minta maaf pada org yg diumpat dan difitnah ... itulah kenyataannya .

 
Di 12/13/2014 10:37:00 PG, Blogger Fidah Shah berkata...

Betul tu CM..
Memang digalakkan untuk menjaga hubungan dengan Allah...tapi...menjaga hubungan dengan sesama manusia juga tidak kurang pentingnya..thanks :)

 
Di 12/13/2014 10:59:00 PG, Blogger Cilembu thea berkata...

seperti halnya pepatah yang bilang, fitnah lebih kejam dari pembunuhan,maka sangat dilarang untuk menyebarkan fitnah...termakasih sudah mencerahkan hatiku

 
Di 12/13/2014 02:26:00 PTG, Blogger Fidah Shah berkata...

Semoga kita dijauhkan dari segala dosa fitnah...aaamiin

Terima kasih Mang :)

 
Di 12/13/2014 02:45:00 PTG, Blogger Ainnul Yaqin berkata...

yaa allah astagfirullah semoga kita dijauhkan dari sifat tersebut mbak :)

 
Di 12/13/2014 06:17:00 PTG, Blogger Fidah Shah berkata...

Semoga dijauhkan dari dosa memfitnah....aamiin

Thanks Ainnul Yaqin :)

 
Di 12/14/2014 05:53:00 PTG, Blogger santika fadilah berkata...

cerita abu nawas ini aku baru baca, trims infonya ya.. terimaklasih atas perkonsiannya semoga kita dijauhkan dari fitnah dunia.. Aamiin

 
Di 12/14/2014 08:50:00 PTG, Blogger Fidah Shah berkata...

Semoga kita dijauhkan dari segala dosa yang berkait dengan fitnah...aamiin..

Terima kasih Santika :)

 
Di 12/15/2014 01:49:00 PTG, Blogger hainom OKje berkata...

Takutnya ....bukan mudah nak mintak maaf dengan orang kan FS ... takutnya tak terampun dosa kita

 
Di 12/16/2014 11:51:00 PG, Blogger Khai♥Rin : anies berkata...

krn tu laa... dosanya sm seperti membunuh...

 

Catat Ulasan

Langgan Catat Ulasan [Atom]

<< Laman utama